Saturday, August 29, 2026

PEMEGANG GELAR WORLD BRIDGE FEDERATION DARI INDONESIA Open, Women dan Senior — Para Pemain yang Mengukir Sejarah Bridge Indonesia

 


PEMEGANG GELAR WORLD BRIDGE FEDERATION DARI INDONESIA

Open, Women dan Senior — Para Pemain yang Mengukir Sejarah Bridge Indonesia

Oleh: Bert Toar Polii – Tukang Bridge

Setelah membahas sejarah dan sistem Master Points World Bridge Federation, pertanyaan berikutnya menjadi sangat menarik:

Siapa saja pemain Indonesia yang berhasil memperoleh gelar resmi World Bridge Federation?

Jawabannya ternyata jauh lebih panjang daripada yang selama ini kita bayangkan.

Jika hanya melihat ranking WBF terbaru, kita akan kehilangan banyak nama pemain dari generasi sebelumnya. Master Points mengalami depresiasi, sebagian pemain sudah lama tidak aktif, dan beberapa di antaranya telah meninggal dunia.

Karena itu, untuk menyusun daftar ini kita harus melihat database historis WBF, bukan hanya ranking saat ini.

Database WBF Master Points berdasarkan negara mencatat 109 pemain Indonesia sampai November 2023. Dari 109 nama tersebut, sebagian sudah memperoleh gelar resmi WBF dalam kategori Open, Women maupun Senior.

Dan dari sinilah kita menemukan cerita yang sangat menarik tentang perjalanan bridge Indonesia.


GELAR WBF BUKAN SEKADAR ANGKA

Sebelum melihat nama-nama pemain Indonesia, kita perlu memahami satu hal.

Master Points dapat berkurang karena depresiasi, tetapi gelar yang sudah diperoleh tetap menjadi bagian dari sejarah seorang pemain.

Itulah sebabnya pemain yang sekarang sudah tidak aktif atau bahkan telah meninggal tetap harus dicantumkan.

Database WBF sendiri memberikan penanda “Deceased” untuk sejumlah pemain yang telah meninggal. Misalnya Henky Lasut, Budirahardja Arwin, Michael Bambang Hartono, Memed Hendrawan dan beberapa nama lainnya.

Jadi daftar ini bukan ranking.

Ini adalah daftar sejarah pemegang gelar WBF Indonesia.


I. PEMEGANG GELAR KATEGORI OPEN

Kategori Open merupakan kelompok yang mempunyai sejarah paling panjang.

Dalam database WBF Indonesia, kita menemukan tiga jenjang gelar:

  • WM — World Master

  • WIM — World International Master

  • WLM — World Life Master

Dalam daftar Indonesia yang berhasil diverifikasi melalui database WBF, belum ditemukan pemain Indonesia dengan gelar WGM — World Grand Master pada kategori Open.


WORLD LIFE MASTER — WLM

1. Franky Steven Karwur

WLM — Open

Franky Karwur merupakan salah satu pemain besar dalam sejarah bridge Indonesia.

Database WBF mencatat secara langsung:

Franky Karwur — Indonesia — Open WLM

dengan WBF ID 5070.

Franky merupakan bagian dari generasi pemain yang berulang kali membawa Indonesia ke kejuaraan dunia.

Namanya tidak dapat dipisahkan dari pemain-pemain seperti Taufik Asbi, Robert Parasian, Henky Lasut, Eddy Manoppo dan Denny Sacul.


2. Eddy M. F. Manoppo

WLM — Open

Eddy Manoppo merupakan salah satu pemain Indonesia dengan pencapaian gelar yang sangat istimewa.

Database WBF mencatat:

Open WLM

dan sekaligus:

Senior SGM.

Artinya Eddy mempunyai gelar tinggi dalam dua kategori berbeda.

Prestasinya di kategori Senior bahkan sangat menonjol, sehingga ia menjadi salah satu nama yang harus ditempatkan dalam jajaran pemain besar sejarah bridge Indonesia.


3. Henky Lasut — HISTORIS

WLM — Open

SGM — Senior

Henky Lasut merupakan salah satu legenda terbesar bridge Indonesia.

Database WBF mencatat:

Henky Lasut — Deceased 2020 — Open WLM — Senior SGM.

Henky merupakan bagian dari generasi emas Indonesia yang tampil dalam berbagai kejuaraan dunia.

Bersama Eddy Manoppo, ia juga mencapai prestasi luar biasa di kategori Senior.

Nama Henky harus tetap berada dalam daftar ini walaupun sudah tidak muncul dalam ranking aktif.


4. Denny Sacul — HISTORIS

WLM — Open

SIM — Senior

Denny Sacul adalah salah satu pemain Indonesia dengan dua gelar lintas kategori.

Database WBF mencatat:

Denny Sacul — Open WLM — Senior SIM.

Denny telah meninggal dunia dan karena itu kita tempatkan dalam kelompok historis.

Namun prestasinya dalam membela Indonesia di berbagai kejuaraan dunia membuat namanya tetap menjadi bagian penting sejarah bridge nasional.


WORLD INTERNATIONAL MASTER — WIM

5. Taufik Gautama Asbi

WIM — Open

Taufik Asbi merupakan salah satu pemain Indonesia paling terkenal di era modern.

Database WBF mencatat:

Taufik Gautama Asbi — Open WIM

dengan WBF ID 7269.

Taufik mempunyai perjalanan panjang di berbagai kejuaraan internasional dan dikenal luas sebagai pasangan dari Robert Parasian Tobing.

Pasangan Taufik Asbi–Robert Parasian merupakan salah satu pasangan Indonesia yang paling dikenal dalam kompetisi internasional.


6. Robert Parasian

WIM — Open

Database WBF mencatat:

Robert Parasian — Open WIM

dengan WBF ID 6644.

Robert merupakan salah satu pemain utama Indonesia selama beberapa generasi.

Namanya sangat erat dengan Taufik Asbi, dan keduanya tampil dalam berbagai event internasional.


7. Julius Anthonius George

WIM — Open

Database WBF memberikan nama lengkap:

Julius Anthonius George (Noldy George) — Open WIM.

Ini penting karena dalam berbagai dokumen lama namanya kadang muncul sebagai Noldy George.

Dengan demikian, keduanya harus diperlakukan sebagai satu pemain yang sama dalam dokumentasi kita.


8. Santje Panelewen

WIM — Open

Santje merupakan salah satu nama yang sebelumnya sempat terlewat dalam daftar kita.

Database WBF mencatat:

Santje Panelewen — Open WIM

dengan WBF ID 5448.

Santje mempunyai perjalanan internasional yang sangat panjang.

Namanya tercatat dalam berbagai kejuaraan dunia dan sangat penting dalam sejarah tim Indonesia.


9. Giovanni Watulingas

WIM — Open

Giovanni Watulingas juga harus mendapatkan tempat khusus dalam sejarah bridge Indonesia.

Database WBF mencatat:

Giovanni Watulingas — Open WIM

dengan WBF ID 5451.

Giovanni merupakan bagian dari tim Indonesia yang mencapai final World Bridge Team Olympiad Rhodes 1996.

Pencapaian tersebut merupakan salah satu prestasi terbesar Indonesia di kategori Open.


10. Ferdinand Robert Waluyan

WIM — Open

SIM — Senior

Ferdinand Robert Waluyan merupakan pemain Indonesia yang mempunyai gelar dalam dua kategori.

Database WBF mencatat:

Ferdinand Robert Waluyan — Open WIM — Senior SIM.

Dan sesuai koreksi yang telah kita lakukan, Ferdinand Robert Waluyan masih hidup.

Karena itu ia tidak boleh ditempatkan dalam kelompok historis.


WORLD MASTER — WM

11. Lusje Olha Bojoh

WM — Open

WLM — Women

Lusje merupakan salah satu pemain Indonesia yang mempunyai gelar lintas kategori.

Database WBF mencatat:

Lusje Olha Bojoh — Open WM — Women WLM.

Ini merupakan contoh menarik bagaimana seorang pemain perempuan dapat memperoleh gelar dalam kategori Open sekaligus Women.

Lusje juga mempunyai sejarah panjang di kejuaraan dunia putri.


12. Conny Sumampouw

WM — Open

WIM — Women

Database WBF mencatat:

Sumampouw Conny — Open WM — Women WIM.

Jadi Conny mempunyai dua gelar:

WM Open

dan

WIM Women.

Ini merupakan salah satu contoh pemain Indonesia yang berhasil memperoleh gelar di lebih dari satu kategori.


13. Jemmy Bojoh

WM — Open

Database WBF mencatat:

Jemmy Bojoh — Open WM.

Jemmy juga merupakan salah satu pemain Indonesia yang tercatat memperoleh gelar WBF.


14. Keng Hin Ong — HISTORIS

WM — Open

Keng Hin Ong merupakan nama yang sebelumnya sempat terlewat.

Database WBF mencatat:

Keng Hin Ong — Open WM

dengan WBF ID 5447.

Sesuai informasi yang telah kita koreksi, Keng Hin Ong telah meninggal dunia.

Karena itu ia harus ditempatkan dalam kelompok:

PEMEGANG GELAR WBF HISTORIS.

Namanya tidak boleh dihapus dari sejarah hanya karena sudah tidak ada dalam ranking aktif.


15. Bill Mondigir

WM — Open

Database WBF mencatat:

Bill Mondigir — Open WM.

Bill merupakan bagian dari generasi pemain Indonesia yang aktif dalam berbagai event internasional.


16. Tommy Rogi

WM — Open

Nama Tommy Rogi juga sebelumnya belum masuk dalam daftar kita.

Database WBF mencatat:

Tommy Rogi — Open WM

dengan WBF ID 10608.

Ini menjadi contoh lain mengapa daftar berdasarkan ingatan atau ranking terbaru saja tidak cukup.


17. Santoso Sie

WM — Open

Database WBF mencatat:

Santoso Sie — Open WM

dengan WBF ID 7542.

Santoso Sie merupakan salah satu nama historis yang sekarang berhasil kita masukkan setelah melakukan sensus database WBF.


18. Anthony Soebroto

WM — Open

Database WBF mencatat:

Anthony Soebroto — Open WM

dengan WBF ID 10492.


19. Ernis Sefita

WM — Open

Database WBF menggunakan ejaan:

Ernis Sefita — Open WM.

Dalam sumber Indonesia, nama ini pernah muncul dengan beberapa variasi, termasuk Ernis Sevita dan Ernsi Sevita.

Untuk dokumentasi final, yang paling aman adalah menggunakan WBF ID 11445 sebagai identitas utama.


20. Stefanus Supeno Suhendro — HISTORIS

WM — Open

Database WBF mencatat:

Stefanus Supeno Suhendro — Open WM.

Sesuai informasi yang telah kita sepakati, Stefanus telah meninggal dunia pada 2026.

Karena itu ia ditempatkan dalam kelompok historis.


21. Munawar Sawiruddin — HISTORIS

WM — Open

SIM — Senior

Database WBF mencatat:

Munawar Sawiruddin — Deceased 2019 — Open WM — Senior SIM.

Munawar bukan hanya pemain, tetapi juga salah satu tokoh penting dalam perkembangan bridge Indonesia.

Ia memiliki dua gelar WBF dalam kategori Open dan Senior.


II. PEMEGANG GELAR WOMEN

Bridge putri Indonesia mempunyai sejarah yang sangat membanggakan.

Indonesia pernah mencapai final Venice Cup dan meraih berbagai medali pada World Bridge Series.

Database WBF mencatat sedikitnya 11 pemegang gelar Women dari Indonesia yang sudah teridentifikasi dalam daftar historis ini.


WORLD LIFE MASTER — WLM

22. Suci Amita Dewi

WLM — Women

Database WBF mencatat:

Suci Amita Dewi — Women WLM.

Suci merupakan salah satu pemain putri terbaik Indonesia.

Bersama Kristina Wahyu Murniati, ia menjadi bagian dari generasi yang meraih medali pada World Bridge Series Sanya 2014.


23. Kristina Wahyu Murniati

WLM — Women

Nama lengkap yang tercatat di database WBF adalah:

Kristina Wahyu (Nana) Murniati — Women WLM.

Ini penting karena dalam berbagai publikasi ia lebih sering dikenal sebagai Kristina Wahyu Murniati.

Kristina bersama Suci merupakan salah satu pasangan putri Indonesia yang paling sukses di pentas dunia.


24. Lusje Olha Bojoh

WLM — Women

Seperti telah disebutkan, Lusje memiliki gelar ganda:

Open WM

dan

Women WLM.

Ini merupakan salah satu pencapaian lintas kategori yang menarik dalam sejarah bridge Indonesia.


25. Julita Grace (Joice) Tueje

WLM — Women

Database WBF mencatat:

Julita Grace (Joice) Tueje — Women WLM.

Joice merupakan bagian dari generasi pemain putri Indonesia yang tampil dalam berbagai World Championships.


WORLD INTERNATIONAL MASTER — WIM

26. Rury Andhany

WIM — Women

Database WBF mencatat:

Rury Andhani — Women WIM.

Rury merupakan salah satu pemain penting dalam generasi emas bridge putri Indonesia.


27. Conny Sumampouw

WIM — Women

Database WBF mencatat:

Sumampouw Conny — Women WIM.

Conny juga mempunyai:

Open WM.

Dengan demikian ia termasuk pemain Indonesia yang memiliki gelar lintas kategori.


28. Fera Damayanti

WIM — Women

Database WBF mencatat:

Fera Damayanti — Women WIM.

Fera merupakan bagian dari generasi pemain yang membawa Indonesia ke final Venice Cup.


29. Liem Riantini

WIM — Women

Database WBF mencatat:

Liem Riantini — Women WIM.

Dalam beberapa ranking WBF, nama ini ditampilkan hanya sebagai RIANTINI.

Karena itu WBF ID 6890 menjadi sangat penting untuk memastikan identitasnya.


WORLD MASTER — WM

30. Fransisca Ariyani

WM — Women

Database WBF mencatat:

Fransisca Ariyani — Women WM.


31. Irne Korengkeng

WM — Women

Database WBF mencatat:

Irne Korengkeng — Women WM.


32. Elita Sofyan

WM — Women

Nama Elita Sofyan juga sebelumnya sempat terlewat.

Database WBF mencatat:

Elita Sofyan — Women WM.

Dengan demikian Elita harus masuk dalam daftar resmi pemegang gelar Women Indonesia.


III. PEMEGANG GELAR SENIOR

Kategori Senior mempunyai sistem Master Points tersendiri.

Dan ternyata Indonesia juga mempunyai sejarah yang cukup panjang dalam kategori ini.


SENIOR GRAND MASTER — SGM

33. Eddy M. F. Manoppo

SGM — Senior Grand Master

Eddy tercatat mempunyai:

Open WLM

dan

Senior SGM.

Ini merupakan salah satu kombinasi gelar tertinggi yang pernah dicapai pemain Indonesia.


34. Henky Lasut — HISTORIS

SGM — Senior Grand Master

Database WBF mencatat:

Open WLM

Senior SGM

serta:

Deceased 2020.

Henky merupakan salah satu legenda terbesar bridge Indonesia.


SENIOR INTERNATIONAL MASTER — SIM

35. Bert Toar Polii

SIM — Senior International Master

Database WBF mencatat:

Bert Toar Polii — Senior SIM.

Bert telah lama aktif dalam dunia bridge Indonesia, baik sebagai pemain maupun dalam berbagai peran dalam kejuaraan internasional.


36. Tanudjan Sugiarto

SIM — Senior International Master

Database WBF mencatat:

Tanudjan Sugiarto — Senior SIM.

Tanudjan merupakan salah satu pemain Senior Indonesia yang mempunyai rekam jejak panjang.


37. Ferdinand Robert Waluyan

SIM — Senior International Master

Selain WIM Open, Ferdinand juga mempunyai:

Senior SIM.

Dan sesuai koreksi yang sudah kita lakukan:

Ferdinand Robert Waluyan masih hidup.

Dengan demikian ia termasuk salah satu pemain Indonesia dengan gelar lintas kategori yang masih hidup.


38. Denny Sacul — HISTORIS

SIM — Senior International Master

Denny mempunyai:

Open WLM

Senior SIM.

Ia telah meninggal dunia, sehingga termasuk kelompok historis.


39. Munawar Sawiruddin — HISTORIS

SIM — Senior International Master

Munawar tercatat:

Open WM

Senior SIM

dan database WBF mencatat Deceased 2019.


40. Michael Bambang Hartono — HISTORIS

SIM — Senior International Master

Database WBF mencatat:

Michael Bambang Hartono — Senior SIM.

Sesuai informasi yang telah kita gunakan dalam dokumentasi ini, Michael Bambang Hartono telah meninggal pada 2026.

Karena itu namanya ditempatkan dalam kelompok historis.


41. Budirahardja Arwin — HISTORIS

SIM — Senior International Master

Database WBF mencatat:

Budirahardja Arwin — Deceased 2016 — Senior SIM.

Arwin merupakan bagian penting dari generasi Senior Indonesia yang tampil dalam berbagai kejuaraan internasional.


SENIOR MASTER — SM

42. Anindra A. Lubis

SM — Senior Master

Database WBF menggunakan ejaan:

Anindara A. Lubis — Senior SM.

Namun sesuai koreksi Anda, nama yang benar yang kita gunakan dalam artikel adalah:

Anindra A. Lubis

dan beliau masih hidup.

Untuk database final nanti, WBF ID 8671 dapat digunakan sebagai identitas untuk menghindari masalah variasi ejaan.


43. Amiruddin Yusuf — HISTORIS

SM — Senior Master

Database WBF mencatat:

Amiruddin Yusuf — Senior SM.

Sesuai informasi yang telah kita koreksi, Amiruddin Yusuf telah meninggal dunia.

Menariknya, nama Amiruddin mempunyai tempat penting dalam sejarah Senior Indonesia karena pernah menjadi bagian dari tim Indonesia pada kejuaraan dunia Senior.


44. Memed Hendrawan — HISTORIS

SM — Senior Master

Database WBF mencatat:

Memed Hendrawan — Deceased 2016 — Senior SM.

Memed merupakan bagian dari generasi Senior Indonesia yang mempunyai perjalanan panjang dalam bridge internasional.


IV. DAFTAR BESAR PEMEGANG GELAR WBF INDONESIA

Setelah seluruh koreksi dan penelusuran database WBF dilakukan, kita sekarang mempunyai 44 entri gelar yang telah berhasil diidentifikasi.

Namun jumlah pemain unik lebih kecil karena beberapa pemain memiliki lebih dari satu gelar.

OPEN

WLM

  1. Franky Steven Karwur

  2. Eddy M. F. Manoppo

  3. Henky Lasut — historis

  4. Denny Sacul — historis

WIM

  1. Taufik Gautama Asbi

  2. Robert Parasian

  3. Julius Anthonius George

  4. Santje Panelewen

  5. Giovanni Watulingas

  6. Ferdinand Robert Waluyan

WM

  1. Lusje Olha Bojoh

  2. Conny Sumampouw

  3. Jemmy Bojoh

  4. Keng Hin Ong — historis

  5. Bill Mondigir

  6. Tommy Rogi

  7. Santoso Sie

  8. Anthony Soebroto

  9. Ernis Sefita

  10. Stefanus Supeno Suhendro — historis

  11. Munawar Sawiruddin — historis


WOMEN

WLM

  1. Suci Amita Dewi

  2. Kristina Wahyu Murniati

  3. Lusje Olha Bojoh

  4. Julita Grace (Joice) Tueje

WIM

  1. Rury Andhany

  2. Conny Sumampouw

  3. Fera Damayanti

  4. Liem Riantini

WM

  1. Fransisca Ariyani

  2. Irne Korengkeng

  3. Elita Sofyan


SENIOR

SGM

  1. Eddy M. F. Manoppo

  2. Henky Lasut — historis

SIM

  1. Bert Toar Polii

  2. Tanudjan Sugiarto

  3. Ferdinand Robert Waluyan

  4. Denny Sacul — historis

  5. Munawar Sawiruddin — historis

  6. Michael Bambang Hartono — historis

  7. Budirahardja Arwin — historis

SM

  1. Anindra A. Lubis

  2. Amiruddin Yusuf — historis

  3. Memed Hendrawan — historis


V. PEMAIN DENGAN GELAR LINTAS KATEGORI

Bagian ini sangat menarik karena menunjukkan bahwa beberapa pemain Indonesia berhasil menembus lebih dari satu kategori.

Eddy M. F. Manoppo

Open WLM + Senior SGM

Ini merupakan salah satu kombinasi gelar tertinggi yang dimiliki pemain Indonesia.


Henky Lasut

Open WLM + Senior SGM

Henky juga mencapai dua gelar tinggi.

Ia merupakan salah satu legenda terbesar bridge Indonesia.


Denny Sacul

Open WLM + Senior SIM

Denny mempunyai gelar tinggi di Open sekaligus Senior.


Munawar Sawiruddin

Open WM + Senior SIM

Munawar juga mempunyai gelar dalam dua kategori.


Ferdinand Robert Waluyan

Open WIM + Senior SIM

Dan yang sangat penting:

Ferdinand masih hidup.


Lusje Olha Bojoh

Open WM + Women WLM

Lusje adalah salah satu pemain perempuan Indonesia dengan gelar lintas kategori yang sangat menarik.


Conny Sumampouw

Open WM + Women WIM

Conny juga mempunyai dua gelar dalam kategori berbeda.


VI. RHODES 1996 — SALAH SATU GENERASI TERBESAR

Salah satu alasan mengapa daftar ini begitu menarik adalah karena banyak pemegang gelar WBF tersebut berasal dari generasi yang sama.

Pada World Bridge Team Olympiad Rhodes 1996, Indonesia mencapai final Open Teams.

Enam pemain Indonesia yang menjadi bagian dari tim tersebut adalah:

Henky Lasut
Eddy Manoppo
Denny Sacul
Franky Karwur
Giovanni Watulingas
Santje Panelewen

Dengan kata lain, dari enam pemain tersebut:

  • Henky — WLM

  • Eddy — WLM

  • Denny — WLM

  • Franky — WLM

  • Giovanni — WIM

  • Santje — WIM

Ini adalah fakta yang luar biasa.

Satu tim Indonesia yang mencapai final Olympiad dunia ternyata hampir seluruh anggotanya kemudian tercatat sebagai pemegang gelar tinggi WBF.


VII. GENERASI EMAS BRIDGE PUTRI

Hal serupa terjadi di sektor Women.

Nama-nama:

Fera Damayanti
Liem Riantini
Suci Amita Dewi
Kristina Wahyu Murniati
Lusje Olha Bojoh
Julita Grace Tueje
Rury Andhany
Conny Sumampouw

merupakan bagian dari generasi yang membawa Indonesia ke panggung dunia.

Mereka tampil dalam berbagai World Championships dan World Bridge Series.

Indonesia bahkan pernah mencapai final Venice Cup, sebuah pencapaian yang sangat penting dalam sejarah bridge putri Indonesia.


VIII. PARA LEGENDA YANG TELAH BERPULANG

Ada satu kelompok yang harus mendapatkan perhatian khusus.

Mereka tidak boleh hilang dari sejarah hanya karena sudah meninggal.

Open / Senior

Henky Lasut — WLM + SGM

Denny Sacul — WLM + SIM

Munawar Sawiruddin — WM + SIM

Keng Hin Ong — WM

Michael Bambang Hartono — SIM

Stefanus Supeno Suhendro — WM

Budirahardja Arwin — SIM

Amiruddin Yusuf — SM

Memed Hendrawan — SM

Sebagian status wafat juga secara eksplisit ditandai dalam database WBF, seperti Henky, Arwin, Memed dan Munawar.

Untuk Michael, Stefanus dan Keng Hin Ong, status wafat mengikuti informasi historis yang telah kita koreksi dalam dokumentasi ini.

Mereka semua tetap merupakan:

PEMEGANG GELAR WORLD BRIDGE FEDERATION DARI INDONESIA.


IX. PEMAIN YANG MASIH MELANJUTKAN PERJALANAN

Di sisi lain, masih ada pemain yang melanjutkan perjalanan bridge mereka.

Di antara nama yang kita identifikasi dan statusnya telah dikoreksi adalah:

Taufik Gautama Asbi

Robert Parasian

Franky Steven Karwur

Eddy M. F. Manoppo

Julius Anthonius George

Santje Panelewen

Giovanni Watulingas

Ferdinand Robert Waluyan

Bert Toar Polii

Tanudjan Sugiarto

Anindra A. Lubis

serta pemain-pemain Women seperti:

Suci Amita Dewi

Kristina Wahyu Murniati

Lusje Olha Bojoh

Julita Grace Tueje

Rury Andhany

Conny Sumampouw

Fera Damayanti

Liem Riantini

dan nama-nama lainnya.

Untuk pemain yang status kehidupannya belum kita verifikasi secara khusus, kita sebaiknya tidak membuat klaim “masih hidup” hanya karena database WBF tidak menuliskan “Deceased”.

Ini penting agar arsip yang kita buat benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.


X. MENGAPA DAFTAR INI PENTING?

Mungkin ada yang bertanya:

Mengapa kita harus repot membuat daftar Master Point WBF?

Jawabannya sederhana.

Karena daftar ini sebenarnya adalah potret sejarah bridge Indonesia.

Di dalamnya terdapat:

  • pemain yang mencapai final dunia,

  • pemain yang memenangkan medali,

  • pemain yang puluhan tahun membela Indonesia,

  • pemain yang mempunyai gelar lintas kategori,

  • dan pemain yang menjadi legenda setelah berpulang.

Master Point hanyalah angka.

Tetapi nama di balik angka itulah sejarahnya.


XI. MASTER POINT BOLEH BERKURANG, PRESTASI TIDAK

Sistem WBF mempunyai mekanisme depresiasi Master Points.

Karena itu seorang pemain yang pernah sangat aktif mungkin sekarang mempunyai MP yang jauh lebih kecil dibandingkan masa jayanya.

Tetapi itu tidak menghapus gelarnya.

Seorang pemain yang pernah memperoleh:

WIM

tetap WIM.

Seorang pemain yang pernah memperoleh:

WLM

tetap WLM.

Seorang pemain yang pernah memperoleh:

SGM

tetap SGM.

Inilah alasan mengapa kita harus menggunakan database gelar historis, bukan hanya melihat ranking terbaru.


XII. DARI GENERASI KE GENERASI

Kalau kita melihat daftar ini secara keseluruhan, kita sebenarnya sedang melihat beberapa generasi bridge Indonesia.

Generasi senior

Henky Lasut
Eddy Manoppo
Denny Sacul
Munawar Sawiruddin
Keng Hin Ong
Amiruddin Yusuf
Budirahardja Arwin
Memed Hendrawan

Generasi Open berikutnya

Franky Karwur
Taufik Asbi
Robert Parasian
Julius George
Santje Panelewen
Giovanni Watulingas
Ferdinand Robert Waluyan

Generasi Women

Fera Damayanti
Liem Riantini
Lusje Bojoh
Suci Amita Dewi
Kristina Wahyu Murniati
Julita Grace Tueje
Rury Andhany
Conny Sumampouw

Dan generasi berikutnya akan meneruskan cerita tersebut.


XIII. INI BARU BAGIAN KEDUA

Daftar ini sudah jauh lebih lengkap daripada daftar awal kita.

Tetapi kita harus tetap jujur:

44 entri gelar bukan berarti 44 pemain berbeda, karena beberapa pemain mempunyai lebih dari satu gelar.

Selain itu, database WBF yang kita gunakan menyatakan cakupannya sampai November 2023. WBF sendiri mengarahkan pengguna ke situs utama WBF untuk poin yang lebih baru.

Jadi daftar ini sebaiknya dipahami sebagai:

Daftar pemegang gelar WBF Indonesia yang telah berhasil diverifikasi dari database historis WBF, dengan beberapa status pemain diperbarui berdasarkan informasi terbaru.

Untuk angka Master Points terbaru, kita perlu menggunakan ranking WBF terbaru secara terpisah.


XIV. DARI MEJA BRIDGE KE ONLINE

Masih ada satu bagian besar yang belum kita masukkan ke dalam daftar ini:

ONLINE MASTER POINTS

Bridge dunia sudah berubah.

Pemain sekarang tidak selalu harus terbang ke luar negeri untuk merasakan kompetisi internasional.

WBF mempunyai sistem Online Bridge Points, dan event online yang memenuhi ketentuan WBF dapat memberikan pengakuan resmi.

Termasuk perkembangan baru seperti:

eBridge Cup.

Ini sangat menarik untuk Indonesia.

Pemain dari Jakarta, Manado, Bandung, Surabaya, Makassar atau kota lain dapat mengikuti kompetisi internasional secara online tanpa harus langsung menanggung biaya perjalanan ke luar negeri.

Karena itu, bagian berikutnya akan kita buat khusus:

ONLINE MASTER POINTS WBF DAN eBRIDGE CUP

Peluang Baru bagi Pemain Indonesia untuk Menembus Kompetisi Dunia

Di sana kita akan membahas:

siapa saja pemain Indonesia yang sudah memiliki Online Master Points,

bagaimana sistem WOBP bekerja,

apa hubungan eBridge Cup dengan WBF,

dan

bagaimana pemain Indonesia dapat memanfaatkan bridge online untuk membangun prestasi internasional.


PENUTUP

Pada akhirnya, daftar pemegang gelar WBF Indonesia bukanlah sekadar daftar nama.

Ini adalah sebuah warisan.

Di balik setiap gelar terdapat perjalanan panjang:

latihan,

partner,

tim,

perjalanan ke luar negeri,

kemenangan,

kekalahan,

medali,

dan puluhan tahun pengabdian kepada bridge.

Karena itu kita patut menghargai semua nama yang tercantum di sini.

Baik yang masih aktif maupun yang telah berpulang.

Baik pemain Open, Women maupun Senior.

Mereka semua telah meninggalkan jejak.

Dan mungkin kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan perjalanan mereka adalah:

Master Points boleh berkurang karena waktu. Gelar tetap melekat. Tetapi prestasi dan sejarah seorang pemain tidak pernah berkurang.

Mereka adalah bagian dari sejarah bridge Indonesia di dunia.

No comments: