PEMEGANG GELAR WORLD BRIDGE FEDERATION DARI INDONESIA
Open, Women dan Senior — Para Pemain yang Mengukir Sejarah Bridge Indonesia
Oleh: Bert Toar Polii – Tukang Bridge
Setelah membahas sejarah dan sistem Master Points World Bridge Federation, pertanyaan berikutnya menjadi sangat menarik:
Siapa saja pemain Indonesia yang berhasil memperoleh gelar resmi World Bridge Federation?
Jawabannya ternyata jauh lebih panjang daripada yang selama ini kita bayangkan.
Jika hanya melihat ranking WBF terbaru, kita akan kehilangan banyak nama pemain dari generasi sebelumnya. Master Points mengalami depresiasi, sebagian pemain sudah lama tidak aktif, dan beberapa di antaranya telah meninggal dunia.
Karena itu, untuk menyusun daftar ini kita harus melihat database historis WBF, bukan hanya ranking saat ini.
Database WBF Master Points berdasarkan negara mencatat 109 pemain Indonesia sampai November 2023. Dari 109 nama tersebut, sebagian sudah memperoleh gelar resmi WBF dalam kategori Open, Women maupun Senior.
Dan dari sinilah kita menemukan cerita yang sangat menarik tentang perjalanan bridge Indonesia.
GELAR WBF BUKAN SEKADAR ANGKA
Sebelum melihat nama-nama pemain Indonesia, kita perlu memahami satu hal.
Master Points dapat berkurang karena depresiasi, tetapi gelar yang sudah diperoleh tetap menjadi bagian dari sejarah seorang pemain.
Itulah sebabnya pemain yang sekarang sudah tidak aktif atau bahkan telah meninggal tetap harus dicantumkan.
Database WBF sendiri memberikan penanda “Deceased” untuk sejumlah pemain yang telah meninggal. Misalnya Henky Lasut, Budirahardja Arwin, Michael Bambang Hartono, Memed Hendrawan dan beberapa nama lainnya.
Jadi daftar ini bukan ranking.
Ini adalah daftar sejarah pemegang gelar WBF Indonesia.
I. PEMEGANG GELAR KATEGORI OPEN
Kategori Open merupakan kelompok yang mempunyai sejarah paling panjang.
Dalam database WBF Indonesia, kita menemukan tiga jenjang gelar:
WM — World Master
WIM — World International Master
WLM — World Life Master
Dalam daftar Indonesia yang berhasil diverifikasi melalui database WBF, belum ditemukan pemain Indonesia dengan gelar WGM — World Grand Master pada kategori Open.
WORLD LIFE MASTER — WLM
1. Franky Steven Karwur
WLM — Open
Franky Karwur merupakan salah satu pemain besar dalam sejarah bridge Indonesia.
Database WBF mencatat secara langsung:
Franky Karwur — Indonesia — Open WLM
dengan WBF ID 5070.
Franky merupakan bagian dari generasi pemain yang berulang kali membawa Indonesia ke kejuaraan dunia.
Namanya tidak dapat dipisahkan dari pemain-pemain seperti Taufik Asbi, Robert Parasian, Henky Lasut, Eddy Manoppo dan Denny Sacul.
2. Eddy M. F. Manoppo
WLM — Open
Eddy Manoppo merupakan salah satu pemain Indonesia dengan pencapaian gelar yang sangat istimewa.
Database WBF mencatat:
Open WLM
dan sekaligus:
Senior SGM.
Artinya Eddy mempunyai gelar tinggi dalam dua kategori berbeda.
Prestasinya di kategori Senior bahkan sangat menonjol, sehingga ia menjadi salah satu nama yang harus ditempatkan dalam jajaran pemain besar sejarah bridge Indonesia.
3. Henky Lasut — HISTORIS
WLM — Open
SGM — Senior
Henky Lasut merupakan salah satu legenda terbesar bridge Indonesia.
Database WBF mencatat:
Henky Lasut — Deceased 2020 — Open WLM — Senior SGM.
Henky merupakan bagian dari generasi emas Indonesia yang tampil dalam berbagai kejuaraan dunia.
Bersama Eddy Manoppo, ia juga mencapai prestasi luar biasa di kategori Senior.
Nama Henky harus tetap berada dalam daftar ini walaupun sudah tidak muncul dalam ranking aktif.
4. Denny Sacul — HISTORIS
WLM — Open
SIM — Senior
Denny Sacul adalah salah satu pemain Indonesia dengan dua gelar lintas kategori.
Database WBF mencatat:
Denny Sacul — Open WLM — Senior SIM.
Denny telah meninggal dunia dan karena itu kita tempatkan dalam kelompok historis.
Namun prestasinya dalam membela Indonesia di berbagai kejuaraan dunia membuat namanya tetap menjadi bagian penting sejarah bridge nasional.
WORLD INTERNATIONAL MASTER — WIM
5. Taufik Gautama Asbi
WIM — Open
Taufik Asbi merupakan salah satu pemain Indonesia paling terkenal di era modern.
Database WBF mencatat:
Taufik Gautama Asbi — Open WIM
dengan WBF ID 7269.
Taufik mempunyai perjalanan panjang di berbagai kejuaraan internasional dan dikenal luas sebagai pasangan dari Robert Parasian Tobing.
Pasangan Taufik Asbi–Robert Parasian merupakan salah satu pasangan Indonesia yang paling dikenal dalam kompetisi internasional.
6. Robert Parasian
WIM — Open
Database WBF mencatat:
Robert Parasian — Open WIM
dengan WBF ID 6644.
Robert merupakan salah satu pemain utama Indonesia selama beberapa generasi.
Namanya sangat erat dengan Taufik Asbi, dan keduanya tampil dalam berbagai event internasional.
7. Julius Anthonius George
WIM — Open
Database WBF memberikan nama lengkap:
Julius Anthonius George (Noldy George) — Open WIM.
Ini penting karena dalam berbagai dokumen lama namanya kadang muncul sebagai Noldy George.
Dengan demikian, keduanya harus diperlakukan sebagai satu pemain yang sama dalam dokumentasi kita.
8. Santje Panelewen
WIM — Open
Santje merupakan salah satu nama yang sebelumnya sempat terlewat dalam daftar kita.
Database WBF mencatat:
Santje Panelewen — Open WIM
dengan WBF ID 5448.
Santje mempunyai perjalanan internasional yang sangat panjang.
Namanya tercatat dalam berbagai kejuaraan dunia dan sangat penting dalam sejarah tim Indonesia.
9. Giovanni Watulingas
WIM — Open
Giovanni Watulingas juga harus mendapatkan tempat khusus dalam sejarah bridge Indonesia.
Database WBF mencatat:
Giovanni Watulingas — Open WIM
dengan WBF ID 5451.
Giovanni merupakan bagian dari tim Indonesia yang mencapai final World Bridge Team Olympiad Rhodes 1996.
Pencapaian tersebut merupakan salah satu prestasi terbesar Indonesia di kategori Open.
10. Ferdinand Robert Waluyan
WIM — Open
SIM — Senior
Ferdinand Robert Waluyan merupakan pemain Indonesia yang mempunyai gelar dalam dua kategori.
Database WBF mencatat:
Ferdinand Robert Waluyan — Open WIM — Senior SIM.
Dan sesuai koreksi yang telah kita lakukan, Ferdinand Robert Waluyan masih hidup.
Karena itu ia tidak boleh ditempatkan dalam kelompok historis.
WORLD MASTER — WM
11. Lusje Olha Bojoh
WM — Open
WLM — Women
Lusje merupakan salah satu pemain Indonesia yang mempunyai gelar lintas kategori.
Database WBF mencatat:
Lusje Olha Bojoh — Open WM — Women WLM.
Ini merupakan contoh menarik bagaimana seorang pemain perempuan dapat memperoleh gelar dalam kategori Open sekaligus Women.
Lusje juga mempunyai sejarah panjang di kejuaraan dunia putri.
12. Conny Sumampouw
WM — Open
WIM — Women
Database WBF mencatat:
Sumampouw Conny — Open WM — Women WIM.
Jadi Conny mempunyai dua gelar:
WM Open
dan
WIM Women.
Ini merupakan salah satu contoh pemain Indonesia yang berhasil memperoleh gelar di lebih dari satu kategori.
13. Jemmy Bojoh
WM — Open
Database WBF mencatat:
Jemmy Bojoh — Open WM.
Jemmy juga merupakan salah satu pemain Indonesia yang tercatat memperoleh gelar WBF.
14. Keng Hin Ong — HISTORIS
WM — Open
Keng Hin Ong merupakan nama yang sebelumnya sempat terlewat.
Database WBF mencatat:
Keng Hin Ong — Open WM
dengan WBF ID 5447.
Sesuai informasi yang telah kita koreksi, Keng Hin Ong telah meninggal dunia.
Karena itu ia harus ditempatkan dalam kelompok:
PEMEGANG GELAR WBF HISTORIS.
Namanya tidak boleh dihapus dari sejarah hanya karena sudah tidak ada dalam ranking aktif.
15. Bill Mondigir
WM — Open
Database WBF mencatat:
Bill Mondigir — Open WM.
Bill merupakan bagian dari generasi pemain Indonesia yang aktif dalam berbagai event internasional.
16. Tommy Rogi
WM — Open
Nama Tommy Rogi juga sebelumnya belum masuk dalam daftar kita.
Database WBF mencatat:
Tommy Rogi — Open WM
dengan WBF ID 10608.
Ini menjadi contoh lain mengapa daftar berdasarkan ingatan atau ranking terbaru saja tidak cukup.
17. Santoso Sie
WM — Open
Database WBF mencatat:
Santoso Sie — Open WM
dengan WBF ID 7542.
Santoso Sie merupakan salah satu nama historis yang sekarang berhasil kita masukkan setelah melakukan sensus database WBF.
18. Anthony Soebroto
WM — Open
Database WBF mencatat:
Anthony Soebroto — Open WM
dengan WBF ID 10492.
19. Ernis Sefita
WM — Open
Database WBF menggunakan ejaan:
Ernis Sefita — Open WM.
Dalam sumber Indonesia, nama ini pernah muncul dengan beberapa variasi, termasuk Ernis Sevita dan Ernsi Sevita.
Untuk dokumentasi final, yang paling aman adalah menggunakan WBF ID 11445 sebagai identitas utama.
20. Stefanus Supeno Suhendro — HISTORIS
WM — Open
Database WBF mencatat:
Stefanus Supeno Suhendro — Open WM.
Sesuai informasi yang telah kita sepakati, Stefanus telah meninggal dunia pada 2026.
Karena itu ia ditempatkan dalam kelompok historis.
21. Munawar Sawiruddin — HISTORIS
WM — Open
SIM — Senior
Database WBF mencatat:
Munawar Sawiruddin — Deceased 2019 — Open WM — Senior SIM.
Munawar bukan hanya pemain, tetapi juga salah satu tokoh penting dalam perkembangan bridge Indonesia.
Ia memiliki dua gelar WBF dalam kategori Open dan Senior.
II. PEMEGANG GELAR WOMEN
Bridge putri Indonesia mempunyai sejarah yang sangat membanggakan.
Indonesia pernah mencapai final Venice Cup dan meraih berbagai medali pada World Bridge Series.
Database WBF mencatat sedikitnya 11 pemegang gelar Women dari Indonesia yang sudah teridentifikasi dalam daftar historis ini.
WORLD LIFE MASTER — WLM
22. Suci Amita Dewi
WLM — Women
Database WBF mencatat:
Suci Amita Dewi — Women WLM.
Suci merupakan salah satu pemain putri terbaik Indonesia.
Bersama Kristina Wahyu Murniati, ia menjadi bagian dari generasi yang meraih medali pada World Bridge Series Sanya 2014.
23. Kristina Wahyu Murniati
WLM — Women
Nama lengkap yang tercatat di database WBF adalah:
Kristina Wahyu (Nana) Murniati — Women WLM.
Ini penting karena dalam berbagai publikasi ia lebih sering dikenal sebagai Kristina Wahyu Murniati.
Kristina bersama Suci merupakan salah satu pasangan putri Indonesia yang paling sukses di pentas dunia.
24. Lusje Olha Bojoh
WLM — Women
Seperti telah disebutkan, Lusje memiliki gelar ganda:
Open WM
dan
Women WLM.
Ini merupakan salah satu pencapaian lintas kategori yang menarik dalam sejarah bridge Indonesia.
25. Julita Grace (Joice) Tueje
WLM — Women
Database WBF mencatat:
Julita Grace (Joice) Tueje — Women WLM.
Joice merupakan bagian dari generasi pemain putri Indonesia yang tampil dalam berbagai World Championships.
WORLD INTERNATIONAL MASTER — WIM
26. Rury Andhany
WIM — Women
Database WBF mencatat:
Rury Andhani — Women WIM.
Rury merupakan salah satu pemain penting dalam generasi emas bridge putri Indonesia.
27. Conny Sumampouw
WIM — Women
Database WBF mencatat:
Sumampouw Conny — Women WIM.
Conny juga mempunyai:
Open WM.
Dengan demikian ia termasuk pemain Indonesia yang memiliki gelar lintas kategori.
28. Fera Damayanti
WIM — Women
Database WBF mencatat:
Fera Damayanti — Women WIM.
Fera merupakan bagian dari generasi pemain yang membawa Indonesia ke final Venice Cup.
29. Liem Riantini
WIM — Women
Database WBF mencatat:
Liem Riantini — Women WIM.
Dalam beberapa ranking WBF, nama ini ditampilkan hanya sebagai RIANTINI.
Karena itu WBF ID 6890 menjadi sangat penting untuk memastikan identitasnya.
WORLD MASTER — WM
30. Fransisca Ariyani
WM — Women
Database WBF mencatat:
Fransisca Ariyani — Women WM.
31. Irne Korengkeng
WM — Women
Database WBF mencatat:
Irne Korengkeng — Women WM.
32. Elita Sofyan
WM — Women
Nama Elita Sofyan juga sebelumnya sempat terlewat.
Database WBF mencatat:
Elita Sofyan — Women WM.
Dengan demikian Elita harus masuk dalam daftar resmi pemegang gelar Women Indonesia.
III. PEMEGANG GELAR SENIOR
Kategori Senior mempunyai sistem Master Points tersendiri.
Dan ternyata Indonesia juga mempunyai sejarah yang cukup panjang dalam kategori ini.
SENIOR GRAND MASTER — SGM
33. Eddy M. F. Manoppo
SGM — Senior Grand Master
Eddy tercatat mempunyai:
Open WLM
dan
Senior SGM.
Ini merupakan salah satu kombinasi gelar tertinggi yang pernah dicapai pemain Indonesia.
34. Henky Lasut — HISTORIS
SGM — Senior Grand Master
Database WBF mencatat:
Open WLM
Senior SGM
serta:
Deceased 2020.
Henky merupakan salah satu legenda terbesar bridge Indonesia.
SENIOR INTERNATIONAL MASTER — SIM
35. Bert Toar Polii
SIM — Senior International Master
Database WBF mencatat:
Bert Toar Polii — Senior SIM.
Bert telah lama aktif dalam dunia bridge Indonesia, baik sebagai pemain maupun dalam berbagai peran dalam kejuaraan internasional.
36. Tanudjan Sugiarto
SIM — Senior International Master
Database WBF mencatat:
Tanudjan Sugiarto — Senior SIM.
Tanudjan merupakan salah satu pemain Senior Indonesia yang mempunyai rekam jejak panjang.
37. Ferdinand Robert Waluyan
SIM — Senior International Master
Selain WIM Open, Ferdinand juga mempunyai:
Senior SIM.
Dan sesuai koreksi yang sudah kita lakukan:
Ferdinand Robert Waluyan masih hidup.
Dengan demikian ia termasuk salah satu pemain Indonesia dengan gelar lintas kategori yang masih hidup.
38. Denny Sacul — HISTORIS
SIM — Senior International Master
Denny mempunyai:
Open WLM
Senior SIM.
Ia telah meninggal dunia, sehingga termasuk kelompok historis.
39. Munawar Sawiruddin — HISTORIS
SIM — Senior International Master
Munawar tercatat:
Open WM
Senior SIM
dan database WBF mencatat Deceased 2019.
40. Michael Bambang Hartono — HISTORIS
SIM — Senior International Master
Database WBF mencatat:
Michael Bambang Hartono — Senior SIM.
Sesuai informasi yang telah kita gunakan dalam dokumentasi ini, Michael Bambang Hartono telah meninggal pada 2026.
Karena itu namanya ditempatkan dalam kelompok historis.
41. Budirahardja Arwin — HISTORIS
SIM — Senior International Master
Database WBF mencatat:
Budirahardja Arwin — Deceased 2016 — Senior SIM.
Arwin merupakan bagian penting dari generasi Senior Indonesia yang tampil dalam berbagai kejuaraan internasional.
SENIOR MASTER — SM
42. Anindra A. Lubis
SM — Senior Master
Database WBF menggunakan ejaan:
Anindara A. Lubis — Senior SM.
Namun sesuai koreksi Anda, nama yang benar yang kita gunakan dalam artikel adalah:
Anindra A. Lubis
dan beliau masih hidup.
Untuk database final nanti, WBF ID 8671 dapat digunakan sebagai identitas untuk menghindari masalah variasi ejaan.
43. Amiruddin Yusuf — HISTORIS
SM — Senior Master
Database WBF mencatat:
Amiruddin Yusuf — Senior SM.
Sesuai informasi yang telah kita koreksi, Amiruddin Yusuf telah meninggal dunia.
Menariknya, nama Amiruddin mempunyai tempat penting dalam sejarah Senior Indonesia karena pernah menjadi bagian dari tim Indonesia pada kejuaraan dunia Senior.
44. Memed Hendrawan — HISTORIS
SM — Senior Master
Database WBF mencatat:
Memed Hendrawan — Deceased 2016 — Senior SM.
Memed merupakan bagian dari generasi Senior Indonesia yang mempunyai perjalanan panjang dalam bridge internasional.
IV. DAFTAR BESAR PEMEGANG GELAR WBF INDONESIA
Setelah seluruh koreksi dan penelusuran database WBF dilakukan, kita sekarang mempunyai 44 entri gelar yang telah berhasil diidentifikasi.
Namun jumlah pemain unik lebih kecil karena beberapa pemain memiliki lebih dari satu gelar.
OPEN
WLM
Franky Steven Karwur
Eddy M. F. Manoppo
Henky Lasut — historis
Denny Sacul — historis
WIM
Taufik Gautama Asbi
Robert Parasian
Julius Anthonius George
Santje Panelewen
Giovanni Watulingas
Ferdinand Robert Waluyan
WM
Lusje Olha Bojoh
Conny Sumampouw
Jemmy Bojoh
Keng Hin Ong — historis
Bill Mondigir
Tommy Rogi
Santoso Sie
Anthony Soebroto
Ernis Sefita
Stefanus Supeno Suhendro — historis
Munawar Sawiruddin — historis
WOMEN
WLM
Suci Amita Dewi
Kristina Wahyu Murniati
Lusje Olha Bojoh
Julita Grace (Joice) Tueje
WIM
Rury Andhany
Conny Sumampouw
Fera Damayanti
Liem Riantini
WM
Fransisca Ariyani
Irne Korengkeng
Elita Sofyan
SENIOR
SGM
Eddy M. F. Manoppo
Henky Lasut — historis
SIM
Bert Toar Polii
Tanudjan Sugiarto
Ferdinand Robert Waluyan
Denny Sacul — historis
Munawar Sawiruddin — historis
Michael Bambang Hartono — historis
Budirahardja Arwin — historis
SM
Anindra A. Lubis
Amiruddin Yusuf — historis
Memed Hendrawan — historis
V. PEMAIN DENGAN GELAR LINTAS KATEGORI
Bagian ini sangat menarik karena menunjukkan bahwa beberapa pemain Indonesia berhasil menembus lebih dari satu kategori.
Eddy M. F. Manoppo
Open WLM + Senior SGM
Ini merupakan salah satu kombinasi gelar tertinggi yang dimiliki pemain Indonesia.
Henky Lasut
Open WLM + Senior SGM
Henky juga mencapai dua gelar tinggi.
Ia merupakan salah satu legenda terbesar bridge Indonesia.
Denny Sacul
Open WLM + Senior SIM
Denny mempunyai gelar tinggi di Open sekaligus Senior.
Munawar Sawiruddin
Open WM + Senior SIM
Munawar juga mempunyai gelar dalam dua kategori.
Ferdinand Robert Waluyan
Open WIM + Senior SIM
Dan yang sangat penting:
Ferdinand masih hidup.
Lusje Olha Bojoh
Open WM + Women WLM
Lusje adalah salah satu pemain perempuan Indonesia dengan gelar lintas kategori yang sangat menarik.
Conny Sumampouw
Open WM + Women WIM
Conny juga mempunyai dua gelar dalam kategori berbeda.
VI. RHODES 1996 — SALAH SATU GENERASI TERBESAR
Salah satu alasan mengapa daftar ini begitu menarik adalah karena banyak pemegang gelar WBF tersebut berasal dari generasi yang sama.
Pada World Bridge Team Olympiad Rhodes 1996, Indonesia mencapai final Open Teams.
Enam pemain Indonesia yang menjadi bagian dari tim tersebut adalah:
Henky Lasut
Eddy Manoppo
Denny Sacul
Franky Karwur
Giovanni Watulingas
Santje Panelewen
Dengan kata lain, dari enam pemain tersebut:
Henky — WLM
Eddy — WLM
Denny — WLM
Franky — WLM
Giovanni — WIM
Santje — WIM
Ini adalah fakta yang luar biasa.
Satu tim Indonesia yang mencapai final Olympiad dunia ternyata hampir seluruh anggotanya kemudian tercatat sebagai pemegang gelar tinggi WBF.
VII. GENERASI EMAS BRIDGE PUTRI
Hal serupa terjadi di sektor Women.
Nama-nama:
Fera Damayanti
Liem Riantini
Suci Amita Dewi
Kristina Wahyu Murniati
Lusje Olha Bojoh
Julita Grace Tueje
Rury Andhany
Conny Sumampouw
merupakan bagian dari generasi yang membawa Indonesia ke panggung dunia.
Mereka tampil dalam berbagai World Championships dan World Bridge Series.
Indonesia bahkan pernah mencapai final Venice Cup, sebuah pencapaian yang sangat penting dalam sejarah bridge putri Indonesia.
VIII. PARA LEGENDA YANG TELAH BERPULANG
Ada satu kelompok yang harus mendapatkan perhatian khusus.
Mereka tidak boleh hilang dari sejarah hanya karena sudah meninggal.
Open / Senior
Henky Lasut — WLM + SGM
Denny Sacul — WLM + SIM
Munawar Sawiruddin — WM + SIM
Keng Hin Ong — WM
Michael Bambang Hartono — SIM
Stefanus Supeno Suhendro — WM
Budirahardja Arwin — SIM
Amiruddin Yusuf — SM
Memed Hendrawan — SM
Sebagian status wafat juga secara eksplisit ditandai dalam database WBF, seperti Henky, Arwin, Memed dan Munawar.
Untuk Michael, Stefanus dan Keng Hin Ong, status wafat mengikuti informasi historis yang telah kita koreksi dalam dokumentasi ini.
Mereka semua tetap merupakan:
PEMEGANG GELAR WORLD BRIDGE FEDERATION DARI INDONESIA.
IX. PEMAIN YANG MASIH MELANJUTKAN PERJALANAN
Di sisi lain, masih ada pemain yang melanjutkan perjalanan bridge mereka.
Di antara nama yang kita identifikasi dan statusnya telah dikoreksi adalah:
Taufik Gautama Asbi
Robert Parasian
Franky Steven Karwur
Eddy M. F. Manoppo
Julius Anthonius George
Santje Panelewen
Giovanni Watulingas
Ferdinand Robert Waluyan
Bert Toar Polii
Tanudjan Sugiarto
Anindra A. Lubis
serta pemain-pemain Women seperti:
Suci Amita Dewi
Kristina Wahyu Murniati
Lusje Olha Bojoh
Julita Grace Tueje
Rury Andhany
Conny Sumampouw
Fera Damayanti
Liem Riantini
dan nama-nama lainnya.
Untuk pemain yang status kehidupannya belum kita verifikasi secara khusus, kita sebaiknya tidak membuat klaim “masih hidup” hanya karena database WBF tidak menuliskan “Deceased”.
Ini penting agar arsip yang kita buat benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.
X. MENGAPA DAFTAR INI PENTING?
Mungkin ada yang bertanya:
Mengapa kita harus repot membuat daftar Master Point WBF?
Jawabannya sederhana.
Karena daftar ini sebenarnya adalah potret sejarah bridge Indonesia.
Di dalamnya terdapat:
pemain yang mencapai final dunia,
pemain yang memenangkan medali,
pemain yang puluhan tahun membela Indonesia,
pemain yang mempunyai gelar lintas kategori,
dan pemain yang menjadi legenda setelah berpulang.
Master Point hanyalah angka.
Tetapi nama di balik angka itulah sejarahnya.
XI. MASTER POINT BOLEH BERKURANG, PRESTASI TIDAK
Sistem WBF mempunyai mekanisme depresiasi Master Points.
Karena itu seorang pemain yang pernah sangat aktif mungkin sekarang mempunyai MP yang jauh lebih kecil dibandingkan masa jayanya.
Tetapi itu tidak menghapus gelarnya.
Seorang pemain yang pernah memperoleh:
WIM
tetap WIM.
Seorang pemain yang pernah memperoleh:
WLM
tetap WLM.
Seorang pemain yang pernah memperoleh:
SGM
tetap SGM.
Inilah alasan mengapa kita harus menggunakan database gelar historis, bukan hanya melihat ranking terbaru.
XII. DARI GENERASI KE GENERASI
Kalau kita melihat daftar ini secara keseluruhan, kita sebenarnya sedang melihat beberapa generasi bridge Indonesia.
Generasi senior
Henky Lasut
Eddy Manoppo
Denny Sacul
Munawar Sawiruddin
Keng Hin Ong
Amiruddin Yusuf
Budirahardja Arwin
Memed Hendrawan
Generasi Open berikutnya
Franky Karwur
Taufik Asbi
Robert Parasian
Julius George
Santje Panelewen
Giovanni Watulingas
Ferdinand Robert Waluyan
Generasi Women
Fera Damayanti
Liem Riantini
Lusje Bojoh
Suci Amita Dewi
Kristina Wahyu Murniati
Julita Grace Tueje
Rury Andhany
Conny Sumampouw
Dan generasi berikutnya akan meneruskan cerita tersebut.
XIII. INI BARU BAGIAN KEDUA
Daftar ini sudah jauh lebih lengkap daripada daftar awal kita.
Tetapi kita harus tetap jujur:
44 entri gelar bukan berarti 44 pemain berbeda, karena beberapa pemain mempunyai lebih dari satu gelar.
Selain itu, database WBF yang kita gunakan menyatakan cakupannya sampai November 2023. WBF sendiri mengarahkan pengguna ke situs utama WBF untuk poin yang lebih baru.
Jadi daftar ini sebaiknya dipahami sebagai:
Daftar pemegang gelar WBF Indonesia yang telah berhasil diverifikasi dari database historis WBF, dengan beberapa status pemain diperbarui berdasarkan informasi terbaru.
Untuk angka Master Points terbaru, kita perlu menggunakan ranking WBF terbaru secara terpisah.
XIV. DARI MEJA BRIDGE KE ONLINE
Masih ada satu bagian besar yang belum kita masukkan ke dalam daftar ini:
ONLINE MASTER POINTS
Bridge dunia sudah berubah.
Pemain sekarang tidak selalu harus terbang ke luar negeri untuk merasakan kompetisi internasional.
WBF mempunyai sistem Online Bridge Points, dan event online yang memenuhi ketentuan WBF dapat memberikan pengakuan resmi.
Termasuk perkembangan baru seperti:
eBridge Cup.
Ini sangat menarik untuk Indonesia.
Pemain dari Jakarta, Manado, Bandung, Surabaya, Makassar atau kota lain dapat mengikuti kompetisi internasional secara online tanpa harus langsung menanggung biaya perjalanan ke luar negeri.
Karena itu, bagian berikutnya akan kita buat khusus:
ONLINE MASTER POINTS WBF DAN eBRIDGE CUP
Peluang Baru bagi Pemain Indonesia untuk Menembus Kompetisi Dunia
Di sana kita akan membahas:
siapa saja pemain Indonesia yang sudah memiliki Online Master Points,
bagaimana sistem WOBP bekerja,
apa hubungan eBridge Cup dengan WBF,
dan
bagaimana pemain Indonesia dapat memanfaatkan bridge online untuk membangun prestasi internasional.
PENUTUP
Pada akhirnya, daftar pemegang gelar WBF Indonesia bukanlah sekadar daftar nama.
Ini adalah sebuah warisan.
Di balik setiap gelar terdapat perjalanan panjang:
latihan,
partner,
tim,
perjalanan ke luar negeri,
kemenangan,
kekalahan,
medali,
dan puluhan tahun pengabdian kepada bridge.
Karena itu kita patut menghargai semua nama yang tercantum di sini.
Baik yang masih aktif maupun yang telah berpulang.
Baik pemain Open, Women maupun Senior.
Mereka semua telah meninggalkan jejak.
Dan mungkin kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan perjalanan mereka adalah:
Master Points boleh berkurang karena waktu. Gelar tetap melekat. Tetapi prestasi dan sejarah seorang pemain tidak pernah berkurang.
Mereka adalah bagian dari sejarah bridge Indonesia di dunia.

No comments:
Post a Comment