Sunday, August 23, 2026

Asia Menggigit di Katowice: Tiga Tim Lolos 8 Besar, Bulgaria Bikin Kejutan

 


Asia Menggigit di Katowice: Tiga Tim Lolos 8 Besar, Bulgaria Bikin Kejutan

Ada Juara Dunia di Balik Comeback GEELY AUTOMOBILE

Oleh : Bert Toar Polii - Tukang Bridge

KATOWICE — Babak 16 besar Mixed Teams pada World Bridge Series Katowice 2026 menghasilkan sejumlah kejutan menarik. Salah satu yang paling menggembirakan bagi bridge Asia adalah keberhasilan tiga tim Asia melangkah ke babak 8 besar.

Mereka adalah PLATINUM, GEELY AUTOMOBILE, dan CHINA2.

Yang membuat pencapaian ini semakin menarik, ketiganya lolos dengan cerita yang berbeda.

PLATINUM melakukan comeback spektakuler.

GEELY AUTOMOBILE bangkit setelah tertinggal 16 IMP dan akhirnya menang dengan selisih 46 IMP.

Sementara CHINA2 tampil dominan sejak awal dan menang dengan margin 43 IMP.

Di tengah keberhasilan tiga tim Asia tersebut, muncul pula cerita Cinderella yang tidak kalah menarik. BULGARIA MIXED, tim yang mungkin tidak terlalu sering disebut sebagai kekuatan utama bridge dunia, berhasil menyingkirkan ROSENTHAL yang diperkuat sejumlah pemain ternama dunia.

Inilah warna-warni babak 16 besar Mixed Teams Katowice 2026.


Tiga Tim Asia di 8 Besar

Dari delapan pertandingan babak 16 besar, tiga tim yang berafiliasi dengan Asia berhasil melaju ke perempat final.

1. PLATINUM

Mengalahkan SHEN 142–121 IMP

2. GEELY AUTOMOBILE

Mengalahkan DAUGAVA 133–87 IMP

3. CHINA2

Mengalahkan QINGDAO SAILUN 119–76 IMP

Hasil resmi WBF menunjukkan ketiganya berada di antara delapan tim yang melanjutkan perjuangan ke perempat final.

Artinya, 37,5 persen dari peserta 8 besar Mixed Teams berasal dari kubu Asia.

Angka ini cukup menarik untuk dicermati.

Apalagi World Bridge Series merupakan salah satu panggung terbesar bridge dunia dan Mixed Teams Katowice berlangsung 20–26 Agustus.


PLATINUM: Comeback 62–14!

Kalau ada satu pertandingan yang pantas disebut sebagai comeback of the round, PLATINUM adalah kandidat kuat.

Menghadapi SHEN, PLATINUM justru berada dalam posisi sulit setelah tiga segmen.

Segmen pertama:

PLATINUM 25–28 SHEN

Segmen kedua:

PLATINUM 43–26 SHEN

Setelah dua segmen PLATINUM masih unggul tipis 68–54.

Namun keadaan berubah drastis pada segmen ketiga.

SHEN menghantam PLATINUM dengan skor 53–12.

Akibatnya, PLATINUM tertinggal 80–107 IMP.

Defisit 27 IMP dengan hanya satu segmen tersisa tentu bukan posisi yang nyaman.

Tetapi justru di sinilah PLATINUM menunjukkan mental juaranya.

Pada segmen keempat mereka tampil luar biasa:

PLATINUM 62–14 SHEN!

Dalam satu segmen, mereka menghasilkan swing bersih 48 IMP.

Hasil akhirnya:

PLATINUM 142 – 121 SHEN

PLATINUM bukan hanya membalikkan keadaan. Mereka mengubah ketertinggalan 27 IMP menjadi kemenangan 21 IMP.

Data resmi WBF mencatat skor setiap segmen secara lengkap.

PLATINUM diperkuat:

  • Dawei Chen

  • Motomi Shirogane

  • Sau Yin Joyce Tung

  • Chiu Fai Wai

dengan Dawei Chen sebagai kapten.

Ini menjadi salah satu contoh terbaik bahwa dalam pertandingan knockout bridge, belum ada yang selesai sebelum papan terakhir dimainkan.


GEELY AUTOMOBILE: Comeback yang Tidak Kalah Hebat

Kalau PLATINUM membuat comeback spektakuler, GEELY AUTOMOBILE juga melakukan hal yang sangat mengesankan.

Mereka menghadapi DAUGAVA.

Pada dua segmen pertama, GEELY justru tertinggal.

Segmen pertama:

DAUGAVA 27–16 GEELY

Segmen kedua:

DAUGAVA 34–29 GEELY

Setelah dua segmen:

DAUGAVA 61 – 45 GEELY

GEELY tertinggal 16 IMP.

Tetapi setelah itu pertandingan berubah total.

Pada segmen ketiga GEELY menang telak:

GEELY 59–19 DAUGAVA

Mereka menghasilkan swing 40 IMP dan langsung berbalik unggul:

GEELY 104 – 80 DAUGAVA

Pada segmen terakhir GEELY kembali menang:

29–7

Akhirnya GEELY menang sangat meyakinkan:

GEELY AUTOMOBILE 133 – 87 DAUGAVA

Dalam dua segmen terakhir, GEELY mencetak 88 IMP, sementara Daugava hanya 26.

Sebuah comeback luar biasa.

Data resmi WBF mengonfirmasi skor akhir sekaligus rincian keempat segmen tersebut.


Ada Juara Dunia di Balik GEELY

Yang membuat kemenangan GEELY semakin menarik adalah komposisi pemainnya.

Tim ini diperkuat:

  • Shengyue Gui

  • Wai Kit Lai

  • Kwok-Fai Mak

  • Liping Wang

  • Wen Fei Wang

  • Shaohong Wu

dengan Yeung Chiu sebagai kapten.

Yang sangat menarik perhatian adalah nama:

Wen Fei Wang

Bagi penggemar bridge dunia, nama Wen Fei Wang bukan nama sembarangan.

WBF saat ini mencatatnya sebagai pemain Hong Kong China dengan gelar Woman Grand Master (WGM).

Namun perjalanan karier internasionalnya memiliki sejarah panjang bersama China.

Dalam World Bridge Championships Bali 2013, WBF mencatat Wen Fei Wang sebagai bagian dari tim wanita China.

Empat tahun kemudian prestasinya semakin tinggi.

Pada World Bridge Team Championships 2017, Wen Fei Wang menjadi bagian dari tim wanita China yang merebut gelar juara dunia. WBF sendiri mengumumkan China sebagai juara dunia dengan mencantumkan Wen Fei Wang di dalam tim tersebut.

Kini, di Katowice, pengalaman seorang juara dunia tersebut menjadi bagian dari perjalanan GEELY AUTOMOBILE.

WBF mencatat Wen Fei Wang sebagai pemain sekaligus coach GEELY AUTOMOBILE di Katowice.

Jadi kemenangan GEELY bukan sekadar cerita tentang sebuah tim Asia yang membuat kejutan.

Di belakangnya terdapat pemain dengan pengalaman juara dunia yang sangat tinggi.


CHINA2: Menang Meyakinkan

Wakil Asia ketiga, CHINA2, tampil lebih konsisten.

Mereka menghadapi sesama tim China, QINGDAO SAILUN.

CHINA2 langsung tampil agresif pada segmen pertama:

58–16

Keunggulan 42 IMP tersebut menjadi fondasi penting.

Segmen kedua kembali dimenangi CHINA2:

31–12

Setelah dua segmen, skor sudah:

CHINA2 89 – 28 QINGDAO SAILUN

Pertandingan praktis sudah berada dalam kendali CHINA2.

Qingdao Sailun memang mencoba bangkit pada segmen terakhir dan menang 32–14, tetapi jaraknya sudah terlalu besar.

CHINA2 akhirnya menang:

CHINA2 119 – 76 QINGDAO SAILUN

Margin kemenangan:

43 IMP.

WBF mencatat CHINA2 diperkuat:

  • Hang Chen

  • Junfeng Ding

  • Linlin Hu

  • Weiming Huang

  • Ping Wang

  • Yu Wu

dengan Hao Long sebagai kapten.


Bulgaria: Kejutan Terbesar Babak 16 Besar

Kalau tiga tim Asia menjadi kabar menggembirakan bagi Asia, maka BULGARIA MIXED adalah cerita kejutan terbesar.

Bulgaria mungkin bukan negara yang pertama muncul ketika kita membicarakan negara-negara dengan tradisi bridge dunia yang sangat kuat.

Namun di Katowice mereka membuat kejutan besar.

Lawan mereka adalah ROSENTHAL, tim dengan sederet nama besar:

Sally Brock, Per-Ola Cullin, Marion Michielsen, Andrew Rosenthal, Chris Willenken, dan Migry Zur-Campanile.

Tetapi Bulgaria sama sekali tidak terintimidasi.

Segmen pertama:

Bulgaria 38–9 Rosenthal

Segmen kedua:

Bulgaria 18–10 Rosenthal

Setelah dua segmen:

Bulgaria 56–19 Rosenthal

Rosenthal kemudian bangkit.

Pada segmen ketiga mereka menang:

40–18

Sehingga skor berubah menjadi:

Bulgaria 74–59 Rosenthal

Keunggulan Bulgaria tinggal 15 IMP.

Pertandingan menjadi menegangkan.

Tetapi Bulgaria mampu bertahan pada segmen terakhir. Kedua tim sama-sama menghasilkan 43 IMP.

Hasil akhirnya:

BULGARIA MIXED 117 – 102 ROSENTHAL

Bulgaria lolos ke 8 besar.

Tim Bulgaria terdiri dari:

  • Mark Andonov

  • Stefan Georgiev

  • Maria Lafchieva

  • Svetla Nenova

dengan Mark Andonov sebagai kapten.

Inilah salah satu daya tarik terbesar kejuaraan transnasional seperti Katowice.

Nama besar tidak otomatis menjamin kemenangan.

Di meja bridge, empat pemain yang bermain kompak dapat mengalahkan tim bertabur bintang.


GR4S Juga Memberikan Perlawanan

Asia sebenarnya masih memiliki tim lain yang tampil di babak 16 besar.

GR4S, yang diperkuat:

  • Xin Ge

  • Jing Rong Ran

  • Zijian Shao

  • Qi Shen

  • Ho-Yee So

  • Shaolin Sun

harus menghadapi SIVY B.

GR4S sempat unggul pada segmen kedua, tetapi SIVY B tampil sangat kuat terutama pada segmen ketiga.

SIVY B akhirnya menang:

135–109 IMP.

Meskipun tersingkir, penampilan GR4S menunjukkan betapa kompetitifnya tim-tim Asia di turnamen ini.


Siapa Saja 8 Besar?

Berdasarkan hasil resmi babak 16 besar WBF, delapan tim yang melaju adalah:

1. SIVY B

Menang atas GR4S
135–109

2. BULGARIA MIXED

Menang atas ROSENTHAL
117–102

3. PLATINUM

Menang atas SHEN
142–121

4. YETTICK

Menang atas BHARGAVA
117–101

5. GEELY AUTOMOBILE

Menang atas DAUGAVA
133–87

6. CHINA2

Menang atas QINGDAO SAILUN
119–76

7. EDMONDS

Menang atas ASHE
108–98

8. TICKET TO RIDE

Menang atas POLAR FORMOSA
109–97

Ada satu catatan menarik: EDMONDS memiliki carry-over 2 IMP, sehingga skor segmen pertama yang tercantum 54–22 menghasilkan total 56–22 setelah carry-over. Mereka akhirnya menang 108–98.


Perempat Final: Asia Bertemu Asia!

Dan di sinilah ceritanya menjadi semakin menarik.

Hasil resmi WBF untuk perempat final mempertemukan:

YETTICK vs PLATINUM

dan

GEELY AUTOMOBILE vs CHINA2

Artinya, tiga wakil Asia tidak mungkin semuanya lolos ke semifinal.

Bahkan satu pertandingan akan menjadi perang saudara Asia:

GEELY AUTOMOBILE vs CHINA2

Dengan demikian, minimal satu tim Asia sudah pasti akan mencapai semifinal.

Sementara itu, PLATINUM juga mempunyai peluang sendiri menghadapi YETTICK.


Minimal Satu, Bisa Dua Wakil Asia di Semifinal

Situasi ini sangat menarik.

Dari tiga wakil Asia:

GEELY atau CHINA2 pasti tersingkir.

Tetapi pemenang pertandingan tersebut akan menjadi semifinalis.

Dan jika PLATINUM mampu mengalahkan YETTICK, maka Asia akan memiliki dua wakil di semifinal Mixed Teams.

Ini tentu menjadi pencapaian yang sangat menarik untuk bridge Asia.


Dari Asia untuk Dunia

Apa yang terjadi di Katowice menunjukkan perkembangan yang semakin jelas.

Bridge Asia tidak lagi sekadar menjadi peserta dalam kejuaraan dunia.

Mereka mulai menjadi penantang serius.

China memiliki tradisi panjang dan telah menghasilkan juara-juara dunia.

Hong Kong China juga memiliki pemain-pemain berpengalaman seperti Wen Fei Wang.

Sementara kombinasi pemain berbagai negara Asia dalam tim transnasional seperti PLATINUM dan GEELY menunjukkan bahwa kekuatan bridge Asia semakin beragam.

Dan di Katowice, hasilnya mulai terlihat nyata:

Tiga tim Asia berada di delapan besar Mixed Teams.

Salah satunya diperkuat seorang juara dunia wanita.

Dua lainnya lolos melalui comeback dramatis.

Dan di antara semua itu, muncul pula Bulgaria yang mengingatkan kita bahwa bridge selalu memberikan ruang bagi kejutan.


Katowice Belum Selesai

Babak 16 besar sudah memberikan banyak cerita.

PLATINUM bangkit dari ketertinggalan 27 IMP.

GEELY bangkit dari ketertinggalan 16 IMP dan menang 133–87.

CHINA2 menghancurkan Qingdao Sailun sejak awal.

Bulgaria menyingkirkan Rosenthal yang bertabur bintang.

Kini pertanyaannya:

Siapa yang akan masuk semifinal?

Yang pasti, perhatian penggemar bridge Asia akan tertuju pada dua pertandingan:

YETTICK vs PLATINUM

dan terutama:

GEELY AUTOMOBILE vs CHINA2

Dua tim Asia harus saling berhadapan.

Dan apa pun hasilnya, satu hal sudah pasti:

Asia sudah menggigit di Katowice.

Bahkan, dengan tiga wakil di 8 besar dan peluang menghadirkan dua semifinalis, bridge Asia sedang menunjukkan bahwa mereka datang bukan sekadar untuk melengkapi daftar peserta—tetapi untuk menjadi bagian dari perebutan gelar.

No comments: