KOREKSI: BUKAN FAVORIT YANG GUGUR, MEREKA MASIH HIDUP!
64 Tim Masuk Knockout — Para Unggulan Mungkin Memang Bermain Aman, Sementara Kekuatan Asia Mulai Mengancam
Oleh: Bert Toar Polii – Tukang Bridge
Tulisan saya kemarin tentang persaingan menuju babak 32 besar Rosenblum Cup 2026 perlu saya ralat.
Ada satu hal penting yang terlewat: babak knockout pertama bukan diikuti 32 tim, melainkan 64 tim.
Bulletin resmi World Bridge Series Katowice menyebutnya dengan jelas sebagai “Rosenblum Cup – Round of 64”. Jadi, tim-tim favorit yang kemarin saya sebut berada di ujung tanduk ternyata belum berada dalam bahaya gugur. Mereka semua masih lolos dan sekarang justru memasuki fase yang jauh lebih menentukan.
Dan setelah melihat Team Portal resmi WBF, saya semakin yakin bahwa hasil kualifikasi memang harus dibaca dengan perspektif yang berbeda.
MENGAPA BANYAK TIM FAVORIT BERADA DI PAPAN TENGAH?
Setelah delapan ronde kualifikasi, Andresen tampil sebagai pemuncak dengan 116,33 VP.
Namun lihat daftar sepuluh besar:
- Andresen – 116,33
- Julian Miglanc – 111,72
- Juls – 110,86
- Easy Street – 110,81
- Simson – 107,90
- Fleisher – 107,35
- TeamNL Open – 107,00
- Knottenbelt – 106,58
- Periculo – 104,42
- Zhao – 103,44
Dan di posisi 12 ada China Open Team 1 dengan 100,74 VP.
Sebaliknya, beberapa nama besar berada jauh di bawah:
- Zimmermann – 42
- Nickell – 52
- Schรถnfeld Finesse – 56
- China Evertrust – 63
Tetapi semuanya tetap masuk 64 besar.
Maka saya mulai berpikir:
Jangan-jangan para favorit memang tidak perlu terlalu ngotot dalam kualifikasi.
Dengan 137 tim dan 64 tempat tersedia untuk knockout, yang paling penting adalah memastikan tiket lolos.
Daripada menghabiskan tenaga untuk mengejar posisi pertama, strategi yang lebih rasional adalah:
Amankan posisi. Lolos. Simpan tenaga untuk knockout.
Tentu ini adalah analisis saya, bukan pernyataan resmi dari para pemain atau kapten tim.
Tetapi hasil akhirnya memang membuat dugaan itu menarik.
SEKARANG TIDAK ADA LAGI TEMPAT UNTUK BERMAIN AMAN
Mulai Round of 64, situasinya berubah total.
Dari 64 tim akan menjadi 32.
Kemudian:
32 → 16 → 8 → 4 → 2 → JUARA
Dan inilah yang membuat babak ini jauh lebih menarik.
Satu pertandingan buruk bisa berarti:
SELESAI.
DAN ADA CERITA LAIN: ASIA IKUT MENGANCAM
Setelah mencocokkan daftar 64 besar dengan Team Portal resmi WBF, ternyata kekuatan Asia cukup menonjol.
Bukan hanya China.
Ada pemain dari:
๐จ๐ณ China
๐ญ๐ฐ Hong Kong
๐ฐ๐ท Korea
๐ธ๐ฌ Singapore
๐น๐ผ Chinese Taipei
๐ฎ๐ณ India
๐ฐ๐ผ Kuwait
๐ฏ๐ต Japan
yang berada di tim-tim yang lolos ke Round of 64.
Ini membuat Rosenblum Cup 2026 semakin menarik dari perspektif Asia.
๐จ๐ณ CHINA OPEN TEAM 1 — PERINGKAT 12!
Inilah salah satu wakil Asia yang paling mengesankan.
China Open Team 1 finis di posisi 12 dengan 100,74 VP.
Roster resminya seluruhnya tercatat sebagai pemain China:
- Yang Cai
- Jien Chen
- Chunhui Dong
- Chuancheng Ju
- Guanyu Shen
- Zheng Jun Shi
Di Round of 64 mereka menghadapi:
CHINA OPEN TEAM 1 vs PATRICK SAADA
Ini bukan sekadar tim Asia yang berhasil lolos.
Mereka adalah unggulan nomor 12 berdasarkan hasil kualifikasi.
๐จ๐ณ ZHAO — NOMOR 10
Lebih tinggi lagi adalah Zhao.
Mereka finis di posisi 10 dengan 103,44 VP.
Roster Zhao menunjukkan:
- Linlin Hu – China
- Jing Liu – China
- Hua Poon – Singapore
- Ming Sheng – USA
- Chen Zhao – China
Jadi Zhao merupakan contoh menarik tim multinasional Asia, dengan pemain dari China dan Singapore.
Lawan mereka:
ZHAO vs OMNIBUS
Dengan posisi nomor 10, Zhao jelas harus diperhitungkan.
๐จ๐ณ WOLFSON — TIM AMERIKA DENGAN DUA PEMAIN CHINA
Ini juga menarik.
Wolfson berada di posisi 11 dengan 101,47 VP.
Team Portal menunjukkan roster:
- Yichao Chen – China
- Steve Garner – USA
- Yinghao Liu – China
- Jerome Rombaut – France
- Leo Rombaut – France
- Jeff Wolfson – USA
Jadi Wolfson bukan hanya tim Amerika.
Ada dua pemain yang tercatat dari China.
Mereka akan menghadapi:
WOLFSON vs CHINA EVERTRUST
Ini bisa disebut sebagai salah satu duel bernuansa China di Round of 64.
๐จ๐ณ CHINA EVERTRUST — SELURUHNYA PEMAIN CHINA
China Evertrust berada di posisi 63, tetapi jangan melihat angka ini terlalu cepat.
Roster mereka seluruhnya tercatat dari China:
- Tong Jiang
- Rongqiang Lin
- Mingkun Shen
- Ming Sun
- Jian Hua Tao
Mereka memang menghadapi lawan yang sangat kuat, Wolfson.
Jadi pertandingan ini menjadi ujian besar:
Apakah China Evertrust mampu membuat kejutan atas Wolfson?
๐ญ๐ฐ HONG KONG: BUKAN HANYA MENJADI PENONTON
Ini salah satu temuan yang menurut saya paling menarik.
Hong Kong tidak memiliki tim dengan nama Hong Kong yang masuk 64 besar, tetapi pemain Hong Kong tersebar di sejumlah tim yang lolos.
HOBRA
Hobra finis di posisi 28 dan bertemu Alteris Nuclear.
Roster Hobra mencantumkan empat pemain dari Hong Kong:
- Gordon Ho
- Wai Lam Ho
- Wai Kit Lai
- Kwok-Fai Mak
Jadi ketika Hobra duduk di meja menghadapi Alteris Nuclear, sebenarnya kita juga sedang melihat kekuatan bridge Hong Kong di dalam sebuah tim internasional.
๐ญ๐ฐ GX2S — CHINA DAN HONG KONG DALAM SATU TIM
Lebih menarik lagi adalah GX2S.
Tim ini berada di posisi 35 dan akan menghadapi Nickell.
Roster GX2S:
- Xin Ge – USA
- Yao Huang – China
- Zijian Shao – China
- Qi Shen – Hong Kong
- Shaolin Sun – China
- Zhaobin Xie – China
Jadi GX2S merupakan salah satu tim yang paling menarik dari perspektif Asia:
4 pemain China + 1 pemain Hong Kong + 1 pemain USA.
Dan mereka harus menghadapi:
NICKELL
Ini benar-benar ujian berat.
๐ฐ๐ท SEOUL — WAJIB DIPERHATIKAN
Seoul finis di posisi 30 dengan 92,34 VP.
Roster mereka mencantumkan:
- Seongseok Kang – Korea
- Daehong Kim – Korea
- Soo Ik Lee – Korea
- Seungjin Roh – Korea
ditambah kapten Daniel Puerto dari Spanyol.
Lawan mereka:
PARKER vs SEOUL
Seoul menjadi wakil Korea yang masih bertahan di Rosenblum Cup.
๐ฎ๐ณ INDIA — MAVERICKS
India juga mempunyai wakil yang sangat menarik.
Mavericks berada di posisi 45 dan akan menghadapi Livia.
Team Portal mencatat tiga pemain India:
- Keyzad Anklesaria
- Aniruddha Bhattacharjee
- Subodh Maskara
bersama tiga pemain Polandia:
- Dominik Filipowicz
- Jakub Patreuha
- Patryk Patreuha
Jadi India juga mempunyai representasi yang cukup kuat di 64 besar.
๐ธ๐ฌ ๐น๐ผ SINGAPORE DAN CHINESE TAIPEI
Tim Amanda, yang berada di posisi 49, juga merupakan contoh menarik bagaimana bridge Asia hadir melalui tim internasional.
Roster mereka:
- Kien Hoong Fong – Singapore
- Bo Fu – China
- Li-Hsiang Kuo – Chinese Taipei
- Ho-Yee So – Chinese Taipei
- Yukun Zhang – Singapore
Lawan Amanda adalah:
EASY STREET vs AMANDA
Dengan demikian, Singapore, China dan Chinese Taipei sekaligus memiliki representasi dalam satu tim.
๐ฐ๐ผ KUWAIT JUGA ADA!
Satu lagi yang mungkin luput dari perhatian adalah Team Phoenix.
Mereka berada di posisi 54 dan akan menghadapi SPS Kielce Poland.
Team Portal mencatat:
Khaleefah Alsabah – Kuwait
bersama Nikolaj Hammelev dan Daniel Tylvad dari Denmark serta Ethan Wood dari USA.
Jadi Kuwait juga masih memiliki pemain yang berjuang di Round of 64.
๐ฏ๐ต JAPAN — TRICK OR TREAT
Ada satu fakta menarik lainnya.
Trick or Treat berada di posisi 19, sehingga otomatis masuk Round of 64.
Team Portal mencatat:
Dawei Chen – Japan
di dalam roster Trick or Treat, bersama Ramon Gomez, Pedro Goncalves, Jiang Gu dan Alex Kolesnik.
Mereka akan menghadapi Goodman.
Jadi Jepang juga hadir melalui pemainnya di babak knockout.
KALAU DILIHAT DARI SINI, ASIA TERNYATA CUKUP KUAT
Kalau kita rangkum tim-tim Round of 64 yang memiliki pemain yang tercatat dari negara Asia, daftar menariknya antara lain:
| Tim | Posisi Kualifikasi | Representasi Asia |
|---|---|---|
| Zhao | 10 | China, Singapore |
| China Open Team 1 | 12 | China |
| Wolfson | 11 | China |
| Trick or Treat | 19 | Japan |
| Hobra | 28 | Hong Kong |
| Seoul | 30 | Korea |
| GX2S | 35 | China, Hong Kong |
| Mavericks | 45 | India |
| Amanda | 49 | Singapore, China, Chinese Taipei |
| Team Phoenix | 54 | Kuwait |
| China Evertrust | 63 | China |
Angka posisi kualifikasi berasal dari klasemen resmi, sedangkan komposisi negara pemain berasal dari Team Portal WBF.
KEMBALI KE PARA FAVORIT
Sekarang kita kembali kepada pokok tulisan ini.
Kemarin saya sempat menulis bahwa Nickell, Zia Mahmood dkk., Zimmermann dan beberapa tim besar berada di ujung tanduk.
Setelah melihat format yang sebenarnya, saya harus mengoreksinya.
Mereka tidak berada di ujung tanduk.
Mereka hanya belum menunjukkan posisi sebenarnya.
Nickell berada di posisi 52.
Zimmermann 42.
Schรถnfeld Finesse 56.
Tetapi mereka semua lolos.
Dan sekarang mereka harus membuktikan diri.
DUEL FAVORIT YANG PALING MENARIK
Beberapa pertandingan Round of 64 yang menurut saya wajib diperhatikan:
Zimmermann vs Gdansk
Zimmermann datang dari posisi 42, sementara Gdansk justru finis 24.
Nickell vs GX2S
Ini sangat menarik karena Nickell bertemu tim yang diperkuat pemain China dan Hong Kong.
Wolfson vs China Evertrust
Duel yang memiliki nuansa China yang sangat kuat.
Parker vs Seoul
Amerika menghadapi Korea.
China Open Team 1 vs Patrick Saada
Wakil China peringkat 12 menghadapi tim kuat Israel.
Zhao vs Omnibus
Nomor 10 kualifikasi menghadapi Omnibus.
Mavericks vs Livia
Tiga pemain India menghadapi tim Italia.
Easy Street vs Amanda
Salah satu tim kejutan papan atas menghadapi tim multinasional Asia.
DARI 137 MENJADI 64
Inilah yang membuat saya semakin tertarik mengikuti Rosenblum Cup tahun ini.
Dari 137 tim, hanya 64 yang berhak melanjutkan perjalanan.
Dan sekarang kita mempunyai dua kelompok yang sangat menarik.
Kelompok pertama: para raksasa
Zimmermann, Nickell, Schรถnfeld Finesse dan nama-nama besar lainnya.
Kelompok kedua: para penantang
Andresen, Julian Miglanc, Juls, Easy Street, Simson, Fleisher dan tim-tim lain yang tampil luar biasa dalam kualifikasi.
Dan di antara keduanya terdapat kekuatan Asia yang tidak boleh diremehkan.
China datang dengan beberapa tim.
Korea mempunyai Seoul.
Hong Kong hadir melalui beberapa pemain dalam tim internasional.
India mempunyai Mavericks.
Singapore dan Chinese Taipei hadir melalui Amanda.
Kuwait melalui Team Phoenix.
Jepang melalui Dawei Chen di Trick or Treat.
KESIMPULAN: SEKARANG BARU DIMULAI!
Jadi, saya sekali lagi meralat tulisan kemarin.
Bukan para favorit yang hampir gugur.
Mereka semua masih hidup.
Bahkan mungkin, hasil kualifikasi yang kurang mengesankan justru merupakan bagian dari strategi mereka untuk mencapai fase yang sebenarnya.
Namun sekarang tidak ada lagi tempat untuk santai.
Round of 64 adalah babak knockout.
Tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan pada ronde berikutnya.
Sementara itu, para tim yang tampil mengejutkan di kualifikasi harus membuktikan bahwa posisi tinggi mereka bukan kebetulan.
Dan yang paling menarik bagi kita di Asia:
China, Korea, Hong Kong, India, Singapore, Chinese Taipei, Kuwait dan Jepang masih memiliki pemain yang ikut bertarung dalam perebutan gelar Rosenblum Cup.
Mungkin salah satu dari mereka akan menjadi the Asian surprise of Katowice 2026.
Karena di bridge, kita tahu satu hal:
Nama besar tidak otomatis menang.
Peringkat kualifikasi tidak otomatis menang.
Dan di knockout, satu match bisa mengubah segalanya.
64 tim.
32 yang bertahan.
Dan sekarang, perang sebenarnya dimulai!
Bert Toar Polii – Tukang Bridge
Catatan Rosenblum Cup – World Bridge Series Katowice 2026
Sumber utama: Daily Bulletin 8 World Bridge Series Katowice 2026 dan WBF Team Portal resmi Katowice 2026, yang memuat roster serta negara setiap pemain.

No comments:
Post a Comment