Saya Bert Toar Polii seorang Pemain Bridge Nasional sekaligus jurnalis,penerima penghargaan atlet legenda dari Menpora dan Satya Lencana Darma Olahraga dr Presiden Joko Widodo. Selain itu sebagai pemerhati budaya Minahasa mendapat penghargaan Tou Keter, Leos Wo Nga'asan pada Ghumenang 128 tahun Sam Ratulangi
Monday, August 31, 2026
## Membangun “Tondano Loch Model” ### Mengelola Danau Bukan Hanya dari Tepian, tetapi dari Gunung sampai ke Danau
## Membangun “Tondano Loch Model”
### Mengelola Danau Bukan Hanya dari Tepian, tetapi dari Gunung sampai ke Danau
*Oleh: Bert Toar Polii*
Beberapa waktu lalu saya menerima sebuah tulisan dari sahabat saya, *Dr. Roy G.A. Massie, MD, MPH, PhD*, peneliti senior di bidang kesehatan masyarakat, khususnya komunitas marginal dan pedesaan, yang saat ini aktif di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Tulisan tersebut membahas bagaimana Scotland mengelola puluhan ribu loch atau danau dan perairannya melalui pendekatan yang terintegrasi: konservasi, pengelolaan daerah tangkapan air, perlindungan sumber air, pengendalian pencemaran, restorasi alam, pengaturan pariwisata, serta keterlibatan masyarakat.
Saya langsung teringat kepada *Danau Tondano*.
Bukan karena Tondano harus meniru Scotland.
Tetapi karena ada sebuah prinsip yang sangat penting yang dapat kita pelajari:
> *Sebuah danau tidak mungkin diselamatkan hanya dengan mengelola air yang ada di dalamnya. Kita harus mengelola seluruh ekosistem yang membuat danau itu tetap hidup.*
# DAN LAKE TONDANO BUKAN SEKADAR DANAU
Selama bertahun-tahun, pembicaraan mengenai Danau Tondano sering terfokus pada danau itu sendiri.
Bagaimana mengatasi eceng gondok?
Bagaimana mengurangi sedimentasi?
Bagaimana meningkatkan kualitas air?
Bagaimana memperindah kawasan tepi danau?
Bagaimana menjadikannya destinasi wisata?
Semua pertanyaan tersebut penting.
Tetapi ada pertanyaan yang lebih mendasar:
### *Apa yang terjadi di wilayah yang airnya akhirnya masuk ke Danau Tondano?*
Karena air yang berada di Danau Tondano sebenarnya merupakan hasil dari seluruh aktivitas yang berlangsung di daerah tangkapan airnya.
Hutan, lahan pertanian, pemukiman, jalan, sungai, erosi, limbah, perubahan penggunaan lahan dan berbagai aktivitas manusia pada akhirnya mempunyai hubungan dengan kesehatan danau.
Penelitian mengenai Danau Tondano telah menunjukkan bahwa masalah erosi dan sedimentasi memang berkaitan dengan kondisi daerah tangkapan air. Bahkan pemodelan menggunakan SWAT telah menunjukkan bahwa beban sedimen pada beberapa sungai yang masuk ke Danau Tondano dapat dimodelkan dengan tingkat kecocokan yang baik.
Penelitian yang lebih baru juga menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan dan aliran sedimen dari sungai seperti Panasen berhubungan dengan proses sedimentasi di Danau Tondano.
Dengan kata lain:
> *Masalah Danau Tondano tidak seluruhnya berada di Danau Tondano.*
Sebagian masalahnya berada jauh di atas sana—di bukit, hutan, lahan pertanian, desa dan sepanjang sungai.
---
# BELAJAR DARI SCOTLAND
Di Scotland, pengelolaan air dilakukan dengan pendekatan *catchment management* dan *river basin management*.
Artinya, perhatian tidak berhenti pada permukaan air.
Wilayah yang mengalirkan air menuju sungai, reservoir dan loch juga menjadi bagian dari sistem pengelolaan.
NatureScot menekankan bahwa wetlands, floodplains dan woodlands dapat berfungsi sebagai natural infrastructure yang memperlambat aliran air, menyimpan air dan membantu mengurangi risiko banjir. Pengelolaan tersebut juga berkaitan langsung dengan kualitas air, biodiversitas dan ekonomi masyarakat.
SEPA, sebagai regulator lingkungan Scotland, juga menggunakan pendekatan River Basin Management Planning yang mencakup kondisi badan air, tekanan yang mempengaruhinya, tindakan perbaikan dan hasil yang ingin dicapai.
Yang menarik adalah koordinasinya.
NatureScot, Scottish Water, Forestry and Land Scotland, pemerintah lokal, pengelola perikanan, pemilik lahan, dunia usaha dan kelompok masyarakat menjadi bagian dari sistem pengelolaan tersebut.
Inilah yang menurut saya perlu kita renungkan untuk Tondano.
---
# DARI “LAKE MANAGEMENT” MENJADI “TONDANO CATCHMENT MANAGEMENT”
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment