PRESERVASI JALAN JUARA PENYISIHAN, MABI KIRIM DUA TIM KE FINAL TUGU MUDA CUP
Djarum Black Memimpin Setelah 3 Session Final, tetapi Empat Session Masih Menanti
SEMARANG — Babak penyisihan Tugu Muda Cup menghadirkan cukup banyak kejutan. Setelah menyelesaikan 7 ronde Swiss, Preservasi Jalan tampil sebagai juara penyisihan dengan perolehan 105,38 VP, mengungguli BTC yang berada di posisi kedua dengan 100,82 VP.
Namun memasuki babak final, peta persaingan langsung berubah. Setelah menyelesaikan 3 dari 7 session final, Djarum Black justru tampil sebagai pemimpin klasemen sementara dengan 45,01 VP. Artinya, masih ada empat session lagi yang akan dimainkan besok, sehingga belum ada satu pun posisi yang benar-benar aman.
PRESERVASI JALAN JUARA PENYISIHAN
Preservasi Jalan tampil konsisten sepanjang babak penyisihan. Regu yang diperkuat:
- Verdianto Bitticaca
- Vian Bitticaca
- Syahrial Ali
- Arie M
- Michael F.C
- Noldy R.N
berhasil mengumpulkan 105,38 VP dan keluar sebagai juara babak penyisihan.
Menurut keputusan yang baru saja diumumkan Ketua Panitia Pelaksana Agus Komodo, Preservasi Jalan sebagai juara penyisihan akan memperoleh piala dan hadiah.
Sebuah penghargaan yang pantas untuk penampilan mereka yang sangat konsisten sejak awal turnamen.
MABI BUAT KEJUTAN: DUA TIM LOLOS KE FINAL
Salah satu kejutan terbesar datang dari MABI.
Mereka berhasil meloloskan dua regu sekaligus ke babak final. MABI 1 mengakhiri penyisihan di posisi ketiga dengan 95,11 VP, sedangkan MABI 2 berada di posisi keenam dengan 89,29 VP.
Keberhasilan dua tim MABI menembus final menunjukkan kedalaman kekuatan klub tersebut.
Selain MABI, tim-tim yang memang sudah langganan tampil di babak final seperti BTC, MBC Mampang dan Climanusa juga berhasil mempertahankan tempat mereka.
CLIMANUSA NYARIS TERGELINCIR
Drama paling menarik terjadi menjelang akhir babak penyisihan.
Climanusa hampir saja gagal lolos ke final. Mereka membutuhkan hasil besar pada session terakhir dan berhasil mendapatkannya setelah mengalahkan Djarum Super dengan skor yang cukup telak.
Bahkan, bisa dikatakan hanya satu board yang memisahkan Climanusa dari kegagalan.
Seandainya Djarum Super tidak melakukan kesalahan pada board tersebut, hasilnya bisa berbeda. Climanusa mungkin tidak lolos dan posisi Djarum Black akan berubah.
Namun itulah bridge.
Satu board bisa menentukan nasib sebuah tim.
Climanusa akhirnya bertahan di posisi ketujuh dengan 88,46 VP, hanya unggul 0,21 VP dari Djarum Black yang berada di posisi kedelapan dengan 88,25 VP.
HASIL AKHIR BABAK PENYISIHAN
Berikut delapan besar yang lolos ke babak final:
| Posisi | Regu | VP |
|---|---|---|
| 1 | Preservasi Jalan | 105,38 |
| 2 | BTC | 100,82 |
| 3 | MABI 1 | 95,11 |
| 4 | MBC Mampang | 92,27 |
| 5 | Djarum Bold (M) | 89,97 |
| 6 | MABI 2 | 89,29 |
| 7 | Climanusa | 88,46 |
| 8 | Djarum Black | 88,25 |
Yang menarik, Djarum Black yang mengakhiri penyisihan di posisi kedelapan kini justru memimpin babak final.
Perubahan ini menjadi bukti bahwa seluruh tim kembali ke titik awal ketika memasuki final. Performa di babak penyisihan tidak otomatis menjamin keberhasilan di final.
DJARUM BLACK MEMIMPIN SETELAH 3 SESSION FINAL
Setelah memainkan tiga session pertama dari total tujuh session final, Djarum Black langsung mengambil alih posisi teratas dengan 45,01 VP.
BTC berada di posisi kedua dengan 39,77 VP, sedangkan Climanusa menempati posisi ketiga dengan 34,39 VP.
Preservasi Jalan, sang juara penyisihan, sementara berada di posisi keempat dengan 30,95 VP.
MBC Mampang menyusul di posisi kelima dengan 27,47 VP, Djarum Bold (M) di posisi keenam dengan 26,53 VP.
Dua tim MABI yang membuat kejutan di babak penyisihan sementara berada di posisi ketujuh dan kedelapan. MABI 2 mengumpulkan 17,75 VP dan MABI 1 17,13 VP.
Klasemen sementara final setelah 3 session
| Posisi | Regu | VP |
|---|---|---|
| 🥇 1 | Djarum Black | 45,01 |
| 🥈 2 | BTC | 39,77 |
| 🥉 3 | Climanusa | 34,39 |
| 4 | Preservasi Jalan | 30,95 |
| 5 | MBC Mampang | 27,47 |
| 6 | Djarum Bold (M) | 26,53 |
| 7 | MABI 2 | 17,75 |
| 8 | MABI 1 | 17,13 |
Dengan masih tersisa empat session, klasemen ini tentu masih sangat mungkin berubah.
PERTARUNGAN MASIH TERBUKA
Djarum Black boleh tersenyum karena berhasil bangkit luar biasa dari posisi kedelapan pada penyisihan menjadi pemimpin final.
Tetapi perjalanan masih panjang.
BTC yang berada di posisi kedua hanya tertinggal 5,24 VP. Climanusa juga masih berada dalam posisi yang sangat baik, sementara Preservasi Jalan tentunya berambisi mengubah status sebagai juara penyisihan menjadi juara Tugu Muda Cup.
Justru di sinilah menariknya babak final.
Juara penyisihan bukan jaminan menjadi juara turnamen.
Dan Djarum Black sudah membuktikannya. Mereka datang dari posisi kedelapan, kemudian langsung melesat ke puncak setelah tiga session.
Besok masih ada empat session. Empat session yang berarti puluhan board dan peluang untuk mengubah seluruh susunan klasemen.
84 PASANGAN MERAMAIKAN NOMOR PASANGAN
Selain nomor beregu, Tugu Muda Cup juga diramaikan oleh 84 pasangan pada nomor pasangan.
Setelah menyelesaikan 3 session pertama dari rencana 7 session Swiss, persaingan nomor pasangan juga masih sangat terbuka. Empat session berikutnya akan menjadi kesempatan bagi para pasangan untuk memperbaiki posisi sekaligus mengejar gelar di kategori masing-masing.
Untuk kategori khusus, penghargaan sementara diraih oleh:
- Best Ladies: Djarum LA
- Best Senior: Djarum Super
- Best U31: UBAYA
- Best Jateng: Djarum 76
BESOK, EMPAT SESSION PENENTU
Tugu Muda Cup kini memasuki bagian paling menarik.
Preservasi Jalan sudah mengamankan gelar juara babak penyisihan dan akan membawa pulang piala serta hadiah. MABI membuat kejutan dengan mengirim dua tim ke final. Climanusa lolos setelah melalui drama hingga board-board terakhir.
Dan setelah tiga session final, Djarum Black menjadi pemimpin sementara.
Tetapi tidak ada yang boleh lengah.
Masih empat session lagi.
Dalam bridge, keunggulan beberapa VP bisa hilang hanya dalam satu session. Karena itu, semua tim masih mempunyai peluang.
Pertarungan Tugu Muda Cup belum selesai. Justru besok kita akan menyaksikan siapa yang mampu bertahan sampai board terakhir dan mengangkat trofi sebagai juara.
Selamat bertanding dan tetap semangat untuk seluruh peserta.
Bridge unites us!

No comments:
Post a Comment